Skin Booster – Manfaat, Jenis-jenis, & Prosedurnya

Skin booster semakin populer sebagai solusi peremajaan kulit yang efektif dan minim invasif. Prosedur ini terbukti secara ilmiah mampu memperbaiki kondisi dermis dari dalam, sehingga kulit tampak lebih sehat, lembap, dan bercahaya.

Apa Itu Skin Booster?

Skin booster adalah prosedur estetika berupa penyuntikkan zat aktif seperti asam hialuronat, DNA salmon, atau peptida secara langsung ke lapisan dermis kulit guna meningkatkan kualitas kulit secara menyeluruh. 

Berbeda dengan dermal filler yang berfokus pada penambahan volume, skin booster bekerja dengan meningkatkan hidrasi, elastisitas, dan merangsang produksi kolagen dari dalam.

Prosedur ini umumnya cocok untuk semua jenis kulit dan disarankan mulai dilakukan pada usia 25 tahun, yaitu saat produksi kolagen alami mulai menurun serta tanda-tanda penuaan dini seperti garis halus dan kulit kusam mulai muncul. 

Secara klinis, skin booster bekerja dengan memperkuat extracellular matrix (ECM) lapisan dermis, memperbaiki pigmentasi, serta mengurangi peradangan.

Manfaat Skin Booster

Berdasarkan bukti ilmiah dan tinjauan klinis, berikut sejumlah manfaat skin booster bagi kesehatan kulit:

1. Menghidrasi kulit secara mendalam

Zat aktif dalam skin booster, khususnya asam hialuronat, mampu mengikat air hingga 1.000 kali berat molekulnya, menjaga kelembapan kulit dari lapisan dermis secara intensif. 

2. Mencegah dan memperlambat penuaan dini

Merangsang produksi kolagen dan elastin yang berkurang seiring bertambahnya usia

3. Mencerahkan dan meratakan warna kulit

Kandungan bahan aktif tertentu membantu mengurangi hiperpigmentasi dan flek hitam

4. Memperbaiki tekstur kulit

Membantu menghaluskan kulit yang kasar, tidak merata, atau berpori besar

5. Menyamarkan bekas jerawat dan garis halus

Mempercepat regenerasi sel sehingga bekas luka dan kerutan berkurang

6. Meningkatkan elastisitas dan kekenyalan kulit

Kulit tampak lebih kencang dan awet muda tanpa tindakan bedah

Jenis-jenis Skin Booster

Terdapat beberapa jenis skin booster yang tersedia berdasarkan bahan aktif yang digunakan, masing-masing dengan mekanisme kerja dan manfaat spesifik.

1. Platelet-Rich Plasma (PRP)

Platelet-Rich Plasma (PRP) adalah jenis skin booster yang memanfaatkan plasma dari darah pasien sendiri yang kaya akan trombosit, growth factor, sitokin, dan kemokin. 

Trombosit dalam PRP mengandung granula alfa yang menyimpan growth factor seperti TGF-β, VEGF, dan EGF, semua berperan penting dalam regenerasi jaringan dan sintesis kolagen. 

Setelah disuntikkan ke dermis, PRP memicu reaksi inflamasi ringan yang merangsang penyembuhan dan pembentukan kolagen baru. 

Hasil PRP pada kulit dapat mulai terlihat dalam beberapa minggu hingga bulan, tetapi waktu responsnya bervariasi menurut kondisi pasien, protokol tindakan, dan parameter yang dinilai. Karena berasal dari darah pasien sendiri (autologous), risiko reaksi alergi sangat rendah.

2. Asam Hialuronat

Asam hialuronat (Hyaluronic Acid/HA) merupakan komponen alami dermis yang dikenal kemampuannya mengikat dan mempertahankan kadar air dalam kulit. 

Dalam konteks skin booster, HA digunakan dalam bentuk non-cross-linked maupun low-cross-linked, keduanya berfungsi menghidrasi dermis, memberikan efek antioksidan, dan merangsang neogenesis kolagen. 

Studi oleh Wang et al. (2007) membuktikan terjadi pemanjangan fibroblas dan pembentukan kolagen baru setelah injeksi HA pada dermis. 

Durasi efek skin booster HA umumnya berlangsung sekitar enam bulan setelah tiga sesi perawatan, dengan intensitas hidrasi yang nyata pada kulit kering dan tipis.

3. DNA Salmon

DNA salmon mengandung Polynucleotide (PN) dan Polydeoxyribonucleotide (PDRN) yang diekstrak dari testis atau sel sperma ikan salmon atau trout. 

Bahan ini memiliki keunggulan biokompatibilitas yang sangat baik karena kemiripan strukturnya dengan DNA manusia, sehingga sangat efektif memperbaiki jaringan, merangsang pertumbuhan sel, dan meningkatkan growth factor kulit. 

PDRN juga terbukti memiliki sifat anti-melanogenesis dan mampu meningkatkan perbaikan kerusakan DNA akibat paparan sinar ultraviolet. 

4. Peptida

Peptida adalah rantai pendek asam amino yang berperan sebagai sinyal biologis untuk merangsang produksi kolagen dan elastin di lapisan dermis. 

Peptida-based skin booster bekerja dengan mengaktifkan fibroblas dan mendorong sintesis protein struktural kulit, sehingga efektif mengurangi garis halus, kerutan, serta meningkatkan kekencangan kulit secara bertahap. 

Penggunaan rutin dapat memperbaiki tekstur kulit secara keseluruhan dan meningkatkan elastisitas kulit yang berkurang akibat penuaan.

Rekomendasi Tempat Melakukan Skin Booster

Memilih klinik yang tepat adalah kunci keberhasilan prosedur skin booster. Untuk hasil yang optimal, aman, dan terpercaya, Stay Beauty Aesthetic Clinic (SBC) adalah pilihan terbaik di Jakarta, Indonesia.

SBC telah berpengalaman sejak tahun 2011 di bidang estetika dan dikenal sebagai the leading aesthetic and anti-aging clinic di Indonesia. Sebagai klinik kecantikan dan kesehatan terdepan, SBC menggunakan teknologi modern dengan penanganan oleh dokter estetika berpengalaman, memastikan setiap prosedur dilakukan dengan standar medis tertinggi.

Paket Unggulan Skin Booster di SBC:

PaketHarga NormalHarga Promo
Promo Brightening (Ultra PRP + Brightening Facial & Peeling)Rp6.000.000Rp3.960.000

Note: Harga PROMO dapat berubah sewaktu-waktu, Anda dapat menghubungi kami untuk update harga terbaik skin booster, konsultasi dengan tim dokter kecantikan atau reservasi promo di sini:

Prosedur Skin Booster

Prosedur skin booster dilakukan oleh dokter estetika terlatih melalui serangkaian tahapan medis yang terstruktur:

1. Konsultasi awal 

Dokter mengevaluasi kondisi dan jenis kulit pasien untuk menentukan jenis skin booster yang paling sesuai

2. Pembersihan dan persiapan kulit

Area yang akan disuntik dibersihkan secara menyeluruh

3. Aplikasi krim anestesi topikal

Dioleskan selama 20–30 menit untuk meminimalkan rasa tidak nyaman

4. Injeksi zat aktif

Dilakukan menggunakan teknik microdroplet atau mesoterapia dengan jarum halus ke lapisan dermis

5. Perawatan pascaprosedur

Dokter memberikan instruksi aftercare untuk memaksimalkan hasil dan meminimalkan efek samping

Untuk hasil optimal, skin booster umumnya memerlukan 2–3 sesi awal dengan interval 4 minggu, dilanjutkan perawatan pemeliharaan setiap 6 bulan. 

Efek samping skin booster yang umum bersifat ringan dan sementara, meliputi kemerahan, bengkak kecil, atau memar di area suntikan, yang biasanya mereda dalam 3–7 hari.

FAQ

– Apa Saja Pantangan Setelah Skin Booster?

Setelah prosedur skin booster, pasien dianjurkan untuk:

  • Menghindari paparan sinar matahari langsung selama minimal 48 jam dan selalu gunakan tabir surya SPF 30+
  • Tidak menyentuh, memijat, atau menekan area yang disuntik selama 24 jam pertama
  • Menghindari olahraga berat, sauna, dan aktivitas berkeringat selama 24–48 jam pascaprosedur
  • Tidak mengonsumsi alkohol dan obat-obatan pengencer darah (seperti ibuprofen, aspirin) setidaknya 24 jam setelah prosedur
  • Tidak mengaplikasikan makeup pada area yang diinjeksi selama minimal 12–24 jam
  • Menghindari prosedur estetika lain (laser, peeling, dll.) sebelum kulit pulih sepenuhnya

– Berapa Biaya Skin Booster?

Biaya skin booster di Indonesia bervariasi tergantung jenis bahan aktif, jumlah sesi, dan reputasi klinik. Di Stay Beauty Clinic (SBC), tersedia Paket Promo Brightening yang mencakup “Ultra PRP + Brightening Facial & Peeling” dengan harga spesial Rp3.960.000 (dari harga normal Rp6.000.000). 

Konsultasi terlebih dahulu dengan dokter estetika dari SBC untuk menentukan paket yang paling sesuai dengan kebutuhan dan kondisi kulit Anda.

Apa Perbedaan Botox dan Skin Booster?

Meskipun keduanya merupakan prosedur injeksi estetika, botox dan skin booster memiliki mekanisme kerja dan tujuan yang berbeda:

AspekBotoxSkin Booster
Bahan aktifBotulinum toksin tipe AHA, PRP, DNA Salmon, Peptida
Mekanisme kerjaMenghambat kontraksi otot wajahMeningkatkan hidrasi & merangsang kolagen
Tujuan utamaMelemaskan otot untuk mengurangi kerutan dinamisMemperbaiki kualitas dan tekstur kulit
Area kerjaLapisan ototLapisan dermis
Durasi efek3–6 bulan4–6 bulan per sesi
HasilWajah tampak lebih rileks, kerutan berkurangKulit lebih lembap, cerah, dan kenyal

Referensi:

Tinggalkan komentar